Profile

Hi, Nick Pic

IST

Skor Kategori Keterangan
79 Borderline Subjek memiliki kapasitas intelektual terbatas. Dengan kapasitas intelektual ini, subjek memiliki keterbatasan dalam mempelajari informasi baru. Mata pelajaran membutuhkan waktu lebih lama dalam mempelajari masalah yang konkrit dan sederhana. Mereka mungkin memiliki kapasitas yang rendah dalam prestasi akademik.
IST Section Total Result RW SW
GEb 10
SE 7 88
WA 5 81
AN 4 86
GE 7 89
RA 2 79
ZR 2 82
FA 6 87
WU 8 95
ME 17 115
SEWAANGERAZRFAWUME60708090100110120130
Total Result All Section 58
SW Gestamt 86
IQ 79
Section Keterangan
SE subjek tidak memiliki bekal pengetahuan yang memadai saat memecahkan masalah tertentu
WA Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata untuk membedakan ciri-ciri umum dan sifat-sifat objek atau konsep, kemampuan mereka untuk membandingkan, untuk berpindah dari bentuk perbandingan efektif visual ke perbandingan abstrak. kemampuan abstraksi, beroperasi dengan konsep verbal, aktivitas analitis dan sintetik, kemampuan membandingkan objek dan fenomena satu sama lain.
AN Subjek memiliki tingkat perkembangan operasi generalisasi dan tingkat perkembangan berpikir logis-verbal di bawah rata-rata
GE Subjek memiliki tingkat kemampuan berpikir abstrak di bawah rata-rata dalam hal pemahaman konsep ilmiah dan kekayaan kosa kata.
RA Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata dalam analisis dan sintesis matematis, penalaran logis, dan generalisasi matematis. Kemampuan Subjek dalam pemikiran praktis dan kemampuan untuk memecahkan masalah formal masih kurang baik.
ZR Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata dalam hal pemikiran teoritis, induktif, kemampuan komputasi, proporsionalitas hubungan, tempo dan ritme tertentu.
FA Subjek memiliki kemampuan di bawah rata-rata untuk memecahkan masalah geometris, kurang memiliki kekayaan representasi spasial, kemampuan praktis yang konstruktif, dan pemikiran yang efektif secara visual.
WU Subjek memiliki kemampuan tidak hanya untuk beroperasi dengan gambar spasial, tetapi juga untuk menggeneralisasi hubungan mereka. Mengembangkan pemikiran analitis dan sintetik, kemampuan teoritis dan praktis yang konstruktif
ME Subjek memiliki kemampuan yang tinggi untuk menghafal dan mereproduksi kembali informasi yang bermakna, serta memiliki fokus yang sangat baik

HPI

Skala Percentil
LIKEABILITY
39%
INTELLECTANCE
83%
ADJUSTMENT
60%
SOCIABILITY
73%
SCHOOL SUCCESS
88%
PRUDENCE
88%
AMBITION
74%
Okupasi Percentil
SALES POTENTIAL
68%
STRESS TOLERANCE
61%
CLERICAL POTENTIAL
66%
SERVICE ORIENTATION
44%
RELIABILITY
82%
MANAGERIAL POTENTIAL
70%

Pauli

Jumlah Kategori Jumlah Salah Ketelitian
1175 RENDAH 12 1.02128 %
kategori Ketelitian Simpangan Kategori Simpangan Pembetulan
SEDANG 39.1489 % SEDANG 30
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
2 47 53 45 41 51 60 54 59 53
11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
52 60 -60 103 107 123 129 78 118 126
No Aspek Hasil interpretasi
1 Kesiapsiagaan KW 1 = 36.75
Rata-Rata Total = 58.75
KW 1 < rata-rata
Pada kuadran pertama (3 menit pertama sampai dengan 3 menit keempat), subjek mengerjakan di bawah rata-rata. Hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki impuls awal dan kesiapsiagaan yang rendah dalam melaksanakan pekerjaannya.
2 Stabilitas Emosi Kategori Simpangan = SEDANG Dengan tingkat simpangan yang sedang menunjukkan bahwa Dalam menjalankan pekerjaannya, Subjek masih dapat mengendalikan situasi emosinya meskipun terkadang ia rentan terdistraksi oleh situasi emosi yang dirasakan.
3 Daya Tahan Kategori Jumlah = RENDAH Dengan capaian jumlah yang rendah, hal ini menunjukkan bahwa Subjek memiliki daya tahan yang rendah sehingga kemampuan Subjek dalam menghadapi beban kerja yang tinggi kurang memadai.
4 Kualitas dan Ketelitian Kerja Kategori Salah = SEDANG
Kategori Pembetulan = TINGGI
Dengan tingkat kesalahan yang rendah dan tingkat pembetulan yang tinggi, menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat ketelitian dan konsentrasi rendah, namun memiliki kepekaan untuk dapat memperbaiki kualitas dan akurasi pekerjaannya.
5 Pengerahan Energy Titik Tertinggi - Titik Terendah = 189(TINGGI) Selisih antara titik tertinggi dan titik terrendah yang tinggi menunjukkan bahwa Subjek memiliki tingkat kontrol terhadap pengerahan energi yang kurang baik. Subjek mengerahkan tingkat energi yang berbeda pada setiap (fase) pekerjaan. Hal ini dapat berpengaruh pada kualitas pekerjaan Subjek yang tidak stabil.
6 Taraf Sikap Kerja KW1 < KW2 < KW3 < KW4 < KW5 Subjek menunjukkan peningkatan kinerja secara konsisten sampai dengan akhir pekerjaan